
PT Kurnia Selaras Sejahtera menjalani Verifikasi Lapangan Cara Pembuatan yang Baik untuk Alat Kesehatan (CPB Alat Kesehatan). Acara ini berlangsung pada hari Kamis dan Jumat, 9=10 Juli 2026 di Kawasan Industri Delta Silicon III, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Adapun kegiatan ini merupakan bagian dari proses sertifikasi CPB. Tujuannya jelas untuk memastikan seluruh sistem produksi alat kesehatan di PT Kurnia Selaras Sejahtera sudah memenuhi standar dari Kemenkes RI.
Dipimpin oleh Ketua Verifikator Afni Unaizah daan dua anggota Hasnawati dan Abi Rafdi Bismoko, verifikasi berlangsung lancar hingga akhir. Selama prosesnya, tim melakukan pemeriksaan untuk setiap macam aspek yang berkaitan dengan produksi alat kesehatan, sepert:
- fasilitas manufacturer,
- penerapan sistem manajemen mutu,
- sampai kesesuaian dokumen dengan implementasi di lapangan.
Bagi PT Kurnia Selaras Sejahtera, kegiatan ini menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat komitmen perusahaan sebagai produsen alat kesehatan Indonesia. Kami selalu mengedepankan kualitas, keamanan, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
Verifikasi Dilakukan Sistematis Selama 2 Hari

Kagiatan audit CPB dimulai pada 9 Juli 2026 melalui opening meeting. Pada fase ini, tim verifikator bertemu dengan jajaran manajemen dari PT Kurnia Selaras Sejahtera (PT KSS). Bukan sekedar pertemuan. Di sesi ini dilakukan sesi perkenalan sampai pemaparan company profile PT KSS hingga penyampaian teknis pelaksanaan audit CPB.
Selanjutnya, tim verifikator dipersilakan melakukan plant tour. Tujuan dilakukan plant tour adalah meninjau langsung fasilitas produksi alat kesehatan PT KSS. Di sini, tim verifikator melihat bagaimana produksi dijalankan. Apa saja? Alur material, tata letak hingga implementasi prosedur kerjanya.
Tahapan berikutnya adalah pemeriksaan dokumen dari berbagai departemen yang berperan dalam proses produksi. Pemeriksaan dilakukan terhadap fungsi Research and Development (R&D), Management, PPIC & Production, Quality Control (QC), Quality Assurance (QA), Document Control, Maintenance, Legal, Human Resources (HR), Warehouse, Purchasing, General Affairs (GA), hingga Marketing. Seluruh unit tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan proses produksi berjalan sesuai prinsip Cara Pembuatan Alat Kesehatan yang Baik.
Kegiatan hari pertama kemudian ditutup dengan sesi foto bersama.
Pada hari kedua, tim verifikator menyusun Berita Acara Verifikasi Lapangan sebelum melaksanakan closing meeting yang berisi penyampaian hasil verifikasi serta pembahasan mengenai Corrective and Preventive Action (CAPA) apabila ditemukan aspek yang masih memerlukan penyempurnaan.
View this post on Instagram
Jadi, Apa Sebenarnya Audit CPB?

Cara Pembuatan yang Baik untuk Alat Kesehatan atau CPB Alat Kesehatan merupakan standar yang mengatur seluruh proses produksi alat kesehatan agar menghasilkan produk yang aman, bermutu, dan konsisten. Standar ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pengelolaan sumber daya manusia, fasilitas produksi, pengendalian mutu, dokumentasi, hingga proses distribusi.
Melalui verifikasi lapangan, pemerintah melalui Kemenkes RI memastikan bahwa sistem yang diterapkan perusahaan tidak hanya tertulis dalam dokumen, tetapi juga benar-benar dijalankan dalam aktivitas operasional sehari-hari.
Dengan kata lain, proses verifikasi tidak hanya menilai hasil akhir sebuah produk, tetapi juga mengevaluasi bagaimana produk tersebut diproduksi, diuji, disimpan, dan didokumentasikan sesuai prosedur yang berlaku.
Bagi produsen modular operating theatre, penerapan CPB menjadi salah satu indikator penting dalam menjaga konsistensi kualitas produk sekaligus meningkatkan kepercayaan pengguna, baik rumah sakit, klinik, maupun fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.
Komitmen PT Kurnia Selaras Sejahtera terhadap Industri Alat Kesehatan Nasional

Sebagai produsen alat kesehatan Indonesia, PT Kurnia Selaras Sejahtera terus berupaya memperkuat sistem produksi agar mampu memenuhi kebutuhan sektor kesehatan yang terus berkembang.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengembangan fasilitas produksi, penerapan sistem manajemen mutu, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta pengawasan kualitas pada setiap tahapan produksi.
Perusahaan meyakini bahwa kualitas sebuah alat kesehatan tidak hanya ditentukan oleh teknologi yang digunakan, tetapi juga oleh konsistensi proses produksi yang mengikuti standar nasional maupun internasional.
Karena itu, proses verifikasi seperti CPB menjadi bagian penting dalam perjalanan perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas sistem produksi secara berkelanjutan.
Kami Siap Mendukung Rumah Sakit dengan Alat Kesehatan Terbaik!
PT Kurnia Selaras Sejahtera melalui brand SYAS Technology siap menghadirkan alat-alat terbaik untuk rumah sakit modern.
Seperti diketahui, SYAS Technology dikembangkan untuk menjawab kebutuhan rumah sakit modern, mulai dari Modular Operating Theatre (MOT), cleanroom, hospital furniture, medical pendant, hingga berbagai sistem pendukung ruang medis yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas pelayanan kesehatan.
Pendekatan tersebut menjadi salah satu keunggulan perusahaan dalam mendukung transformasi fasilitas kesehatan di Indonesia. Tidak hanya menyediakan produk, tetapi juga menghadirkan sistem yang saling terintegrasi agar mampu mendukung pelayanan medis secara optimal.
Dengan semakin berkembangnya kebutuhan rumah sakit terhadap teknologi kesehatan, perusahaan terus melakukan inovasi agar solusi yang dihadirkan mampu mengikuti perkembangan industri sekaligus memenuhi kebutuhan pengguna.
Langkah Strategis Menuju Standar Produksi yang Lebih Baik
Pelaksanaan Verifikasi Lapangan CPB Alat Kesehatan menjadi bagian dari komitmen PT Kurnia Selaras Sejahtera untuk terus meningkatkan kualitas proses manufaktur sekaligus memperkuat posisinya sebagai produsen alat kesehatan terpercaya.
Melalui evaluasi menyeluruh terhadap fasilitas produksi, sistem mutu, dan implementasi operasional, perusahaan memperoleh kesempatan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
Ke depan, PT Kurnia Selaras Sejahtera yang juga sebagai manufaktur alat kesehatan berharap penerapan standar produksi yang semakin baik dapat memberikan nilai tambah bagi rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia. Dengan kualitas produk yang terjaga serta sistem produksi yang terus dikembangkan, perusahaan optimistis dapat berkontribusi dalam mendukung kemandirian industri alat kesehatan nasional sekaligus menghadirkan solusi kesehatan yang lebih berkualitas bagi masyarakat.