Perbedaan Passbox Statis dan Dinamis dalam Sistem Cleanroom

Dalam sistem cleanroom, setiap detail memiliki peran penting dalam menjaga kualitas udara dan mencegah kontaminasi. Salah satu komponen yang sering dianggap sederhana, namun sebenarnya sangat krusial, adalah cleanroom. Perangkat ini menjadi titik transfer material antar ruangan dengan tingkat kebersihan berbeda, tanpa perlu membuka akses utama yang dapat mengganggu tekanan dan stabilitas lingkungan bersih. Keberadaan passbox dalam cleanroom bukan hanya soal kemudahan transfer, tetapi juga bagian dari strategi pengendalian kontaminasi secara menyeluruh.

Meski terlihat serupa, tidak semua pass box memiliki sistem kerja yang sama. Dalam praktiknya, terdapat dua jenis yang paling umum digunakan, yaitu static pass box dan dynamic pass box. Memahami perbedaan passbox statis dan dinamis menjadi penting sebelum menentukan solusi yang tepat untuk fasilitas Anda. Keduanya memiliki fungsi dasar yang sama, tetapi berbeda dari sisi teknologi, sistem filtrasi, serta tingkat kontrol partikel.

Lalu, bagaimana sebenarnya perbedaan passbox statis dan dinamis? Dan mana yang lebih sesuai untuk kebutuhan cleanroom Anda? Mari kita bahas lebih dalam.

 

Fungsi Passbox dalam Sistem Cleanroom

Sebelum memahami perbedaan passbox statis dan dinamis, penting untuk mengetahui terlebih dahulu fungsi pass box dalam sistem cleanroom. Perangkat ini memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ruang bersih dan mendukung alur kerja yang efisien.

  • Menjaga Stabilitas Tekanan Udara

Pass box membantu menjaga integritas tekanan positif atau negatif di dalam cleanroom. Dengan adanya sistem interlock passbox, hanya satu pintu yang dapat dibuka dalam satu waktu, sehingga risiko perubahan tekanan dapat diminimalkan.

  • Mengurangi Risiko Kontaminasi Silang

Pass box berfungsi sebagai ruang buffer antara area bersih dan non-bersih. Transfer material dilakukan tanpa kontak langsung antar ruang, sehingga partikel dan mikroorganisme dari luar tidak mudah masuk ke area steril.

Dengan pass box, tenaga kerja tidak perlu keluar-masuk ruang bersih hanya untuk menyerahkan barang. Hal ini membuat proses lebih cepat sekaligus mengurangi potensi gangguan terhadap sistem cleanroom.

  • Menjaga Standar Kebersihan Sesuai Klasifikasi

Pada dynamic passbox, penggunaan HEPA filter pass box dan sistem sirkulasi udara aktif membantu menyaring partikel sebelum material masuk ke ruang bersih. Ini sangat penting pada cleanroom rumah sakit maupun fasilitas farmasi dengan standar kebersihan tinggi.

  • Meningkatkan Keamanan Operasional

Indikator status dan sistem penguncian memastikan penggunaan berlangsung sesuai prosedur, sehingga meminimalkan kesalahan operasional.

Dengan fungsi tersebut, pass box menjadi komponen vital dalam sistem pengendalian kontaminasi.

 

Perbedaan Pass Box Statis dan Dinamis

Memahami perbedaan passbox statis dan dinamis sangat penting sebelum menentukan jenis yang tepat untuk fasilitas Anda. Berikut penjelasan utamanya.

1.  Sistem Filtrasi Udara

Pada static passbox, tidak terdapat sistem sirkulasi udara aktif. Unit ini bekerja secara pasif dan hanya mengandalkan chamber tertutup serta interlock pintu.

Sebaliknya, dynamic passbox dilengkapi blower dan HEPA filter yang menyaring udara di dalam chamber sebelum dan selama proses transfer berlangsung. Inilah salah satu perbedaan passbox statis dan dinamis yang paling mendasar.

2. Perbedaan Tingkat Kontrol Kontaminasi

Karena tidak memiliki filtrasi aktif, static pass box lebih sesuai untuk area dengan risiko kontaminasi rendah.

Dynamic pass box dirancang untuk cleanroom dengan klasifikasi kebersihan tinggi, seperti ruang operasi atau laboratorium farmasi. Tingkat kontrol partikel yang lebih maksimal menjadi pembeda utama dalam perbedaan passbox statis dan dinamis.

3. Sistem Operasional

Static pass box memiliki sistem yang lebih sederhana dan tidak membutuhkan instalasi kelistrikan kompleks.

Dynamic pass box memerlukan sistem kelistrikan untuk blower, indikator, dan fitur tambahan seperti UV sterilization. Kompleksitas ini membuatnya lebih unggul dalam pengendalian lingkungan.

4. Perbedaan Investasi dan Pemeliharaan

Static pass box umumnya lebih ekonomis dari sisi investasi awal.

Dynamic pass box membutuhkan biaya lebih tinggi karena sistem filtrasi dan komponen tambahan, namun memberikan perlindungan lebih optimal. Ini menjadi pertimbangan penting dalam memahami perbedaan passbox statis dan dinamis.

Dengan memahami secara menyeluruh perbedaan passbox statis dan dinamis, Anda dapat menentukan solusi yang paling sesuai berdasarkan klasifikasi cleanroom, risiko kontaminasi, serta kebutuhan operasional jangka panjang. Keputusan yang tepat akan berdampak langsung pada keamanan dan efisiensi sistem cleanroom Anda.

PT Kurnia Selaras Sejahtera: Indonesia Terpercaya

Sebagai produsen passbox Indonesia sekaligus produsen cleanroom berpengalaman, PT Kurnia Selaras Sejahtera melalui Technology menghadirkan solusi pass box yang dirancang sesuai kebutuhan industri kesehatan dan farmasi. Perusahaan ini dikenal sebagai produsen passbox yang mengedepankan presisi, kualitas material, serta integrasi sistem dalam setiap proyek cleanroom.

Tersedia pilihan static pass box dan dynamic pass box dengan berbagai ukuran chamber yang dapat disesuaikan dengan dimensi ruang serta volume transfer material. Spesifikasi seperti jenis interlock, konfigurasi kelistrikan, hingga sistem filtrasi dapat dikustomisasi agar selaras dengan desain cleanroom secara keseluruhan.

Dengan pendekatan terintegrasi, PT Kurnia Selaras Sejahtera tidak hanya menyediakan produk, tetapi juga konsultasi teknis dan dukungan implementasi. Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai perbedaan passbox statis dan dinamis serta solusi yang paling tepat untuk fasilitas Anda, konsultasikan kebutuhan cleanroom Anda bersama tim profesional kami sekarang juga.

Main Menu